RESENSI BUKU KH. HASYIM ASY’ARI PENGABDIAN SEORANG KYAI UNTUK NEGERI Oleh: Marjuki Buku ini banyak mengisahkan perjuangan seorang ulama besar dalam mengawal kemerdekan bangsa ini. Kita dapat melihat bagaimana perjuangannya melalui beberapa pemikiran besar, strategi, dan efektif dalam mengantarkan anak bangsa menjadi pejuang bangsanya. Kehebatan KH. Hasyim Asy’ari dapat dilihat dari beberapa hal, antara lain; Guru Para Kyai Pesantren, Sang Ulama Pemikir dan Pejuang, Resolusi Jihad dan Kemerdekaan Republik Indonesia. Guru Para Kyai Pesantren . KH. Hasyim Asy’ari memperkuat Pendidikan karakter di pesantren, antara lain; 1) pendidikan karakter pesantren berupaya mengajak bangsa ini untuk mandiri bukan hanya dalam soal ekonomi dan politik. 2) pendidikan karakter pesantren mengajarkan anak-anak didiknya untuk bergaul dan bersatu di antara sesama anak bangsa se-Nusantara, apa pun suku, latar belakang dan agamanya. 3) pengetahuan diabdikan bagi kepentingan dan keselamata...
Posts
- Get link
- X
- Other Apps
Posted By
Mabruratul Hasanah SRA
-
REFLEKSI DWI MINGGUAN OLEH MABRURATUL HASANAH, M. Pd CGP ANGKATAN 5 KABUPATEN PAMEKASAN PEGEMBANGAN PROGRAM EKSTRAKURIKULER AKADEMIK DAN NON AKADEMIK YANG BERPIHAK PADA MURID PERTANYAAN PEMANTIK: Bagaimana saya dapat menerapkan rancangan program yang telah saya buat ke dalam bentuk aksi nyata? Langkah-langkah apa yang bisa saya lakukan? PERISTIWA Latar Belakang Program Ekstra-kurikuler SMAN 2 Pamekasan latar belakang dari adanya ekstrakurikuler di SMAN 2 pamekasan itu karena SMAN 2 Pamekasan yang dikenal oleh masyarakat merupakan sekolah yang lebih menonjol pada Kegiatan Non akademiknya. Nah, itu dibuktikan dengan banyaknya murid yang memiliki prestasi di bidang non-akademik misalkan karate sudah tingkat internasional, tari sudah tingkat nasional, silat sudah tingkat nasional dan volly sudah provinsi. Kemudian prestasi yang didapat oleh murid dari bidang non akademik. Hal demikian menunjukkan bahw...
REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 3.3
- Get link
- X
- Other Apps
Posted By
Mabruratul Hasanah SRA
-
REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 3. OLEH: MABRURATUL HASANAH, M. Pd. CGP AGKATAN 5 KABUPATEN PAMEKASAN Program Pendidikan guru penggerak merupakan program Pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Melalui program ini diharapkan akan melahirkan guru-guru terbaik untuk menghadirkan perubahan nyata bagi Pendidikan Indonesia. Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem Pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Sebagai seorang pemimpin pembelajaran, tentunya guru sering dihadapkan dalam situsi dimana diharuskan mengambil suatu keputusan, dan keberhasilan seorang pemimpin dalam mengambil salah satu tugas tersulit tersebut yaitu bagaimana ia mampu mengambil sebuah keputusan yang efektif. Keputusan-keputusan ini secara la...
- Get link
- X
- Other Apps
Posted By
Mabruratul Hasanah SRA
-
Demonstrasi Kontekstual Hasil Wawancara dengan Pimpinan Oleh: Mabruratul Hasanah, M. Pd. CGP Angkatan 5 Kabupaten Pamekasan, Guru SMAN 2 Pamekasan Hal-hal yang menarik dari wawancara ini adalah pernyataan statemen dari para pimpinan yang menyatakan bahwa jangan sampai pengambilan keputusan itu, ada pihak-pihak yang merasa dikalahkan. Terjalin komunikasi yang humanis saat dialog dan wawancara berlangsung, terlebih ketika seorang kepala sekolah menyampaikan dasar untuk melakukan pengambilan keputusan, didasarkan pada prinsip kepentingan orang banyak dengan skala waktu pengambilan keputusan yang terukur. Keterkaitan dengan 4 paradigma, yang digunakan adalah paradigma jangka pendek (skala prioritas) vs jangka panjang (sama-sama benar). Dan jika dihubungkan dengan 3 prinsip yang digunakan adalah pengambilan keputusan berbasis pada hasil akhir karena berdasarkan pada kebaikan orang banyak. Jika dikaitkan dengan 9 langkah keputusan berhubungan dengan nilai-nila...
- Get link
- X
- Other Apps
Posted By
Mabruratul Hasanah SRA
-
REFLEKSI DWI MINGGUAN 2.3 Oleh : Mabruratul Hasanah, M. Pd. CGP ANGKATAN 5 KABUPATEN PAMEKASAN, SMAN 2 PAMEKASAN . Untuk mewujudkan filosofi KHD saya harus menjadi seorang guru penggerak yang memiliki otak luhur manusia, yang bijaksana dalam mengambil segala tindakan. Hal itu terjadi karena dengan kita memiliki otak luhur manusia maka pembelajaran dengan filosofi KHD dan siswa yang memiliki profile Pancasila akan tercapai. Hal itu akan saya tuangkan dalam visi saya sebagai guru penggerak. Visi guru penggerak dapat diwujudkan dalam pembuatan BAGJA prakarsa perubahan. Visi saya sebagai guru penggerak adalah mengembangkan sekolah ramah anak melalui disiplin positif. Disiplin positif akan menja...
PERAN COACH dan KETERKAITANNYA
- Get link
- X
- Other Apps
Posted By
Mabruratul Hasanah SRA
-
PERAN COACH DI SEKOLAH dan KETERKAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN PSE Oleh : Mabruratul Hasanah, M. Pd. CGP AGKATAN 5 KABUPATEN PAMEKASAN SMAN 2 Pamekasan . Anak didik bukanlah kertas kosong yang harus kita isi dengan tulisan atau gambar seperti apa yang kita inginkan, akan tetapi sudah ada goresan-goresan yang nantinya goresan-goresan tersebut harus kita pertebal. Mereka hadir dari berbagai latar belakang, kemampuan dan potensi. Sebagai guru, kita bertugas untuk menjadikan latar belakang mereka sebagai pondasi kuat dalam memimpin pembelajaran. Selain itu juga untuk meningkatkan kemampuan dan mengasah potensi mereka. Oleh karena itu, kita diharapkan memiliki kemampuan dalam mengarahkan anak didik untuk menemukan jati diri dan mendukung potensi mereka tersebut. Kemampuan yang harus kita miliki adalah keterampilan Coaching. Coaching merupakan bentuk kemitraan bersama coachee dan coach untuk memaksimalkan potensi pribadi dan profesio...
- Get link
- X
- Other Apps
Posted By
Mabruratul Hasanah SRA
-
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.2 KOMPETENSI SOSIAL DAN EMOSIONAL oleh Mabruratul Hasnah, M. Pd. CGP Angakatan 5 Kabupaten Pamekasan. 1. Sebelum mempelajari modul ini, saya berpikir bahwa kompetensi sosial dan emosional tidak berkaitan dengan kemampuan kognitif murid sehingga kompetensi sosial dan emosional ini kurang mendapatkan perhatian lebih di dalam kegiatan pembelajaran yag saya lakukan, Namun setelah mempelajari modul ini, ternyata pemikiran ini salah, karena dalam proses pembelajaran memiliki kaitan dengan kebutuhan belajar (kesiapan belajar murid, minat belajar, dan profil belajar murid) dan lingkungan yang aman dan nyaman untuk memfasilitasi seluruh individu di sekolah agar dapat- meningkatkan kompetensi akademik maupun kesejahteraan psikologis (well-being). Pentingnya Pembelajaran Sosial dan Emosional, yaitu peningkatan kompetensi sosial dan emosional mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih positif, peningkatan sikap positif dan to...