Posts

Disiplin Positif

Oleh : Bekti Prastyani Ayah vio, Tenaga kependidikan di SD KITA, juga membantu sebagai guru pendamping khusus. Selalu tersenyum adalah ciri khas beliaunya dan satu lagi, kalau lagi galau mudah lupa. Biasa para mahasiswa muda yang mencoba belajar mengabdikan dirinya di dunia pendidikan. Kami sangat mengapresiasi mereka yang cinta anak anak dan terus mau belajar. Bukan hanya di bangku kuliah, tapi di kehidupan nyata. Mengenali sosok anak yang mungkin juga sedikit memaksakan mereka untuk memahami anak anak. Namun bahagia saat menemukan mereka lewat tulisannya. Pengalaman nengajar di SD KITA Pertama saya masuk di SD KITA merasakan suasana yang begitu mengesankan, bagaimana tidak! Siswa disana ada anak ABK (Anaknya Berkebutuhan Khusus) dan notabennya guru disana adalah seorang mahasiswa, cukup membuat simpati saya untuk lebih dalam mengenal SD KITA. Ternyata sekolah ini ialah sekolah Inklusi pertama yang ada di Kota saya Bojonegoro, dimana kepala sekolahnya yaitu Bekti Prastyani...

Respon Positif Berdampak Positif

Oleh : Bekti Prastyani Bunda Riskun beliaunya sering dipanggil disekolah. Mengawali mengajar di SD KITA sebelum lulus kuliah di STAI Sunan Giri Bojonegoro. Datang sebagai mahasiswa yang ingin belajar untuk menjadi guru. Saat itu saya sebagai Kepala Sekolah menyampaikan ada dua syarat menjadi guru SD KITA, cinta pada anak anak dan mau untuk belajar. Dengan gaji awal 100 ribu rupiah per bulan, dan jarak tempuh  dari rumah ke sekolah kurang lebih 12 KM per hari. Bunda Riskun saya minta awal selain sebagai guru ngaji juga sebagai guru pendamping anak istimewa (ABK). Alhamdulillah setelah ijasah beliaunya keluar sebagai sarjana pendidikan Agama akhirnya mengajar pendidikan Agama di SD KITA.  yang menjadi sangat menarik bunda Riskun mempunyai catatan dalam mengabdikan diri di  SD KITA.  Begini catatan dari beliaunya, Pengalaman mengajar di SD KITA. Respon positif akan berdampak positif. Disaat saya masuk di kelas 6, ada salah satu siswa tidak fokus dalam mengikuti jam pemb...

Peran Serta Masyarakat dalam Mewujudkan SRA di UPT SMP N 1 Sanankulon Kab. Blitar

Image
Oleh Titik Mu’awanah, S.Pd., M.Pd. (Pengawas SMP) Konvensi Hak Anak mengamanahkan kepada semua negara peserta tentang pentingnya memenuhi hak hak anak untuk mewujudkan anak yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air. Kata kunci dari Konvensi Hak Anak  adalah penuhi semua hak anak (fulfill), lindungi semua anak  (protect) dan hormati pandangan anak (respect). Hak anak meliputi hak untuk hidup dan kelangsungan hidup, hak tumbuh kembang, hak mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi serta hak untuk berpartisipasi secara optimal. Siapa saja yang berkewajiban memenuhi hak anak dan melindungi anak? Yang berkewajiban memenuhi hak dan melindungi anak adalah orang tua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Untuk memenuhi hak anak dapat diwujudkan melalui Sekolah Ramah Anak (SRA). Sekolah Ramah Anak adalah satuan pendidikan formal, nonformal, dan informal yang aman, bersih, sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, dan mampu menjamin...

DUKUNGAN ORANG TUA

Sebagai orang tua,tentu kamu menjadi pengganti guru selama belajar dari rumah pastikan bahwa anak tetap menerima materi yang seharusnya didapatkan disekolah. Bantu anak dalam memahami pelajaran saat mengerjakan PR nya. Dengan adanya dukungan orang tua yang ikut terlibat dalam proses belajar selama mereka belajar dirumah. Dirumah saja anak akan lebih terpacu dan semangat untuk belajar.

Relevansi Pemikiran Pendidikan Ibnu Sina Terhadap Prinsip Sekolah Ramah Anak

Oleh: Luluk Ernawati SMA NU 1 Gresik Berawal dari sesi diskusi interaktif saat sosialisasi pembentukan sekolah ramah anak di SMA NU 1 Gresik. Salah satu peserta diskusi menanggapi adanya tokoh Albert Einstein dalam paparan Disiplin Positif pada salah satu materi Sekolah Ramah Anak. Mengapa menggunakan pemikiran tokoh barat? Bukankah negara kita memiliki sekian banyak tokoh yang dapat dijadikan teladan dalam pendidikan? Apakah ini tidak termasuk kekerasan dalam pemikiran? Yah, argumen kritis   di luar dugaan. Sebuah penyampaian argumen adalah hal biasa dalam diskusi dan ini membuat penulis tergelitik untuk berfikir tentang pemikiran pendidikan dari tokoh yang lain. Namun, penulis tidak mengambil tokoh dalam negeri. Bukan berarti tidak mau menerima pemikiran tokoh nasional, namun penulis berfikir tokoh pemikiran pendidikan nasional, salah satunya Ki Hajar Dewantara sudah meyakinkan penulis bahwa ajaran beliau sudah sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. Apalagi di...

Daftar Pengelola Blog

Web blog Sekolah Ramah Anak IGI Wilayah Propinsi Jawa Timur di kelola secara bersama-sama/kolaboratif dari beberapa guru-guru dari berbagai Kota/Kab. Propinsi Jawa Timur. Setiap Kota/Kabupaten mempunyai perwakilan guru yang menampung ide, gagasan, masukan, bagi cerita, berita, best practice tentang pengelolaan Sekolah Ramah Anak di setiap Kota/Kabupaten masing-masing yang kemudian di publish ke web. Ide, gagasan, masukan, berita dan best practice pengelolaan Sekolah Ramah Anak dapat di salurkan melalui: 1. Penanggung Jawab/Penasehat : Ketua IGI Wilayah Jawa Timur Dr. Marjuki, M.Pd. 2. Web Developer dan Sistem Administrator : JAM IYATUL KHOIR 3. Koordinator Redaktur :  Dr. Triworo Parnoningrum, M.Pd a. Redaktur Bidang Berita : Siti Husnul Chotimah b. Redaktur Bidang Berbagi Praktik Baik SRA : 1. Luluk Ernawati, S.Pd.I., M.A 2. Aprilia Chore...

Jurnal Penelitian Sekolah Ramah Anak

Dibawah ini adalah beberapa contoh jurnal yang berkaitan dengan Sekolah Ramah Anak : 1. Implementasi SRA Dalam Membentuk Budaya Sekolah Di SDN Geger Tegalrejo      DOWNLOAD      2. Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak dalam Meningkatkan Karakter Anak Usia Dini      DOWNLOAD 3. M enyiapkan  B ahan  A jar  S ekolah  R amah  A nak      DOWNLOAD 4. Implementasi P emenuhan H ak A nak M elalui S ekolah R amah A nak      DOWNLOAD 5. Kajian Sekolah Ramah Anak Dalam Pembentukan K arakter di S ekolah D asar       DOWNLOAD 6. Model Pembelajaran Inovatif B erbasis S ekolah R amah A nak      DOWNLOAD FOLDER Klik " DOWNLOAD " untuk mengunduh jurnal satu persatu Klik " FOLDER " untuk mengunduh keseluruhan jurnal